journey of a thousands miles begin with a single..

Minggu, 20 November 2011

Unbreakable Spirit (dari http://menaradoabatam.blogspot.com )

Melangkah Pada Pencurahan Iman yang 'Tak Tergoyahkan

Musim Peralihan Instan (Julia C. Loren)

Belum lama ini seorang pria berjalan kearah saya dan menepuk bahuku dan berkata, "Unbreakable Spirit." ("roh yang tak terpecahkan") Dan pada saat itu saya merasa hal itu akan seolah terjadi. Meskipun rasanya pada saat itu saya tidak diliputi oleh hadirat dan kuasa Allah, dan saya merasakan sedang terjadi sebuah peralihan secara instan di dalam hati dan pikiran saya.

Dan ketika saya merenungkan kembali pertemuan itu, saya mendengar Tuhan berkata bahwa "kita sedang memasuki sebuah musim peralihan secara instan, suatu musim pengurapan yang akan menghancurkan beban/kuk yang berat, musim yang akan mempersiapkan kita untuk masuk pada hari depan dimana kita akan bersinar dengan kemuliaan Tuhan yang telah bangkit.

Kita sedang masuk ke dalam pencurahan iman yang tak tergoyahkan - dimana roh iman, karunia iman, sedang dirilis untuk mereka yang mengarahkan pandangan mereka kepada Tuhan dan menerimanya.

Roh yang Baru didalam Anda.

Ini adalah musim Roh Kudus merilis sebuah roh yang baru dalam diri Anda dan bermaksud untuk menyertai Anda pada setiap jalan anda. Saya mendorong Anda untuk mulai mengakses karunia iman yang menghasilkan "Roh Yang tidak Terpecahkan." ini. Yesaya 57:15 (MSG) pesan yang luar biasa untuk Anda yang merasa hancur oleh cobaan dan tantangan hidup.

"Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk."

Firman-Nya penuh dengan janji bahwa Dia akan memperbaharui roh, ketekunan, dan kesabaran dalam diri Anda (lihat Mazmur 51:10-12, AMP). Dan mereka yang berpaling kepada-Nya akan dibebaskan dari segala ketakutan dan masalah mereka, dan wajah mereka akan berseri-seri(Mazmur 34:4-6).

Anda dapat mengakses semangat baru ini dengan mengubah fokus Anda pada-Nya, menjauh dari apa yang tampaknya menghancurkan Anda, berendam dalam penyembahan dan nantikanlah Dia - perkatakan janji-Nya dan nyatakan bahwa Anda sedang memasuki kebangkitan hidup dan sukacita.

Rasul Paulus dalam 2 Korintus 4:6-18 secara khusus memberitahu kita apa yang Tuhan akan lakukan dan bagaimana kita dapat bekerja sama dengan kehendak-Nya daripada menyerah pada kegelapan dari pikiran kita dan dunia ini. Dan Tuhan yang sama yang mengatakan: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", IA juga yang akan membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. "(ayat 6).

Allah berjanji bahwa terang Anda akan bersinar dalam kegelapan. Terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah datang kepada Anda dan Gereja, sementara kita fokus pada mencari wajah Kristus, katakanlah, "Wahai kebesaran kuasa Allah, datang dan ubahkan saya, ubahkan saya, percantik saya sampai wajah ini bersinar dengan kemuliaan-Tuhan "(lihat ayat 7).

Anda tahu bahwa Allah akan merilis Roh yang tidak terpecahkan jika Anda tetap bisa berdiri sama seperti Rasul Paulus dan menyatakan (ayat 8-11): "Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa."

Roh Iman

Roh iman akan datang bukan hanya untuk mengubah Anda tetapi juga Gereja dalam gelombang Allah berikutnya dan merilis roh yang tidak terpecahkan, dan akan membebaskan anda untuk menerima pencurahan kemuliaan-Nya untuk melangkah masuk kepada destiny untuk bangkit dan bersinar, penuh kekuasaan dan kemuliaan Allah.

Roh iman itu akan membuat kita sanggup percaya dan mengucapkan kebalikan dari apa yang sedang dilakukan musuh di dunia ini. Kita mengucapkan dan menyatakan kehidupan dimana ada kematian, pengampunan dimana telah terjadi kesalahan, melepaskan semua ketakutan dan masalah kita, serahkan itu di kaki Salib dan melangkah masuk kepada roh yang tak terpatahkan dan iman tak tergoyahkan (ayat 13-14).

Alihkan fokus kita melampaui hal-hal yang terlihat dan buka mata kita untuk melihat hal-hal yang tak terlihat. Sebuah Pewahyuan dan wawasan dari apa yang tidak terlihat pada hari ini dan besok akan mampu membangkitkan dan mengangkat iman Anda bahkan lebih tinggi sampai Anda masuk dalam kemuliaan yang lebih besar.

Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah. (ayat 15). Julia Loren | Julia Loren Ministries | Email: juliascribes@yahoo.com
Read More

Selasa, 26 April 2011

Wiseman says

di dunia ini ngga ada orang yang lebih berhikmat daripada King of Solomon. not just in his timeage, but until now. dan dari banyak kata-kata bijak nya adalah : ( Pengkotbah 10:4b ) Kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar. nah lho..

artinya dalem banget. bahkan dia ngajarin kita di pasal-pasal yang lain:"klo kita lagi dimarahin pemimpin, jangan buru-buru pergi. stay there dan adepin." bukan bales marah lho. tapi sering kali kan begitu kelar dimarahi ( dan biasanya klo dimarah, ngga disuruh duduk, imagination mode:on ), langsung plasss..bablas. kalo sampe kejadian dimarahin trus nanya:"udah pak/bu, ngomongnya?", wah ini mah udah siap terima surat pengalaman kerja alias dipecat. sebagai anak terang, jangan sampe deh..keep shining guys..

Pengkotbah 10 ini unik banget, kesannya rada ngga nyambung tapi bagus banget kata-kata bijaknya. malah dia ngajarin kita, walopun kita ga pinter2 amat, tapi klo kita jaga mulut, ngga asal buka, maka orang akan nganggep kita bijak, pinter dan berhikmat. klo dihubungkan, kata sabar dan diem tu nyambung sih. yang namanya sabar, biasanya diem, nahan mulut tidak bicara, walaupun mungkin dia menguasai topik pembicaraan, atau mungkin dalam sebuah kasus dia tidak bersalah.
Read More

break me in to pieces..

Tuhan,
jika aku telah berbentuk menara yang menjulang
ataupun monumen sejarah yang terlalu monumental
oh Tuhan,
inilah pintaku...
ini seruku...
runtuhkan aku Tuhan, gempur dan remukkan hingga berkeping

dan Tuhan
jika aku adalah bejana yang berbau
ataupun hati yang berulat
hancurkan aku
lembutkan sampai tak lagi berbentuk

sekiranya aku bisa menjadi rata dengan tanah supaya bisa berkenan
ataupun harus menjadi kepingan bahkan serpihan supaya Engkau tersenyum
aku mau Tuhan

aku tidak mau bertahan jadi menara
jika itu nantinya membinasakan
aku tidak mau menjulang
jika akhirnya aku menukik dalam kehancuran

aku tidak mau menjadi monumen
karena monumen adalah sejarah
monumen adalah masa lalu

aku tidak mau berbau busuk
sehingga manusia menjauh karena hidupku
aku tidak mau munafik
hati berulat dengan kelicikan, kepahitan, kebencian
membuat manusia menjauh karena tulisan hidupku

hancurkan aku menjadi kepingan
kerat aku menjadi potongan terkecil

selagi masih ada matahari
selagi masih ada hirupan nafas
hancurkan aku Tuhan
jangan sampai berlambat

hancurkan aku dan bentuk kembali
sesuai waktu yang Engkau tetapkan bagiku
aku yakin Engkau sanggup
membentuk serpihan menjadi mahakarya

jangan hiraukan eranganku
jangan hiraukan tangisku
jangan hiraukan teriakku
jangan hiraukan sakitku
bahkan apapun yang kulakukan untuk melawan

terus hancurkan aku Tuhan
pecahan belumlah cukup
kepingan belumlah cukup
bahkan serpihan pun belum

lakukan seperti mauMu
karena aku mau
jadi perabot indah di tanganMu


full of love for my Saviour and King
Read More

STAND ALONE, Mark Roth

Stand alone!
God and His truth must always be represented, even if you are the only one doing it.
No matter how much He is mocked, stand.
Without regard to how much His Word is belittled, stand.
Stand even when you must do it alone.
Be ready to stand alone, but not in word alone.
Even when others say the right thing but live below it, stand alone in word and in deed.
When those about you find satisfaction in less than full obedience, live for God alone, even if you must do it alone.
When others tolerate and even condone inconsistency, stand for integrity of life and conviction, even if you must live that way alone.
When the values of others drift toward materialism, stand for spiritual and eternal values.
When others flaunt the rules and the law (even in the "minor" things), stand for submission and obedience.
When the rest indulge their flesh in entertainments, stand for putting the flesh to death.
When those around you gradually succumb to looser morals, stand for absolute purity.
Never sacrifice righteousness for company; stand alone if you must!
Though it costs you friends and gains you foes, stand.
Though it brings you discomfort and peril, stand.
Though it results it misunderstanding and mockery, stand.
Though it scares you and tires you, stand.
Though you're called a radical or a goody-two-shoes, stand.
When the choice is standing for right or falling for wrong, stand.
When the options are standing with conviction or drifting with convenience, stand.
Though you feel alone, stand.
Alone, if need be.
Remember, those who stand with God never stand alone.
Those who cannot stand alone for God will one day (and forever thereafter) stand alone.
Read More

© 2011 The Journey, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena