journey of a thousands miles begin with a single..

Senin, 15 November 2010

Kawasan Teknologi Pendidikan

KAWASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
A. Kawasan Teknologi Pendidikan dalam Definisi Teknologi Pendidikan Menurut AECT (Association for Educational Communications and Technology) 1977.
Formulasi Teknologi Pendidikan sebagai bidang garapan adalah :
Suatu bidang yang berkepentingan dengan kegiatan belajar yang sistematis mengidentifikasikan, mengembangkan, mengorganisasikan, serta menggunakan segala macam sumber belajar, termasuk manajemen dari proses kegiatan.
Tiga unsur dalam Teknologi Pendidikan :
1. Terikat oleh kerangka teori yang terus berkembang sejalan dengan berbagai hasil penelitian mengenai perilaku belajar manusia serta pemecahannya dengan menggunakan sumber belajar yang ada.
2. Menggunakan pendekatan sistem dalam mengidentifikasikan dan memecahkan masalah tindak belajar.
3. Keunikan efek sinergistik dari aplikasi proses yang rumit dna terpadu dalam memanfaatkan sumber belajar untuk memecahkan masalah tindak belajar manusia.

B. Kawasan Teknologi Pendidikan dalam Definisi Teknologi Pendidikan Menurut AECT 1994.

a. KAWASAN PERANCANGAN

Perancangan adalah proses untuk menentukan kondisi-kondisi belajar yang bertujuan untuk menciptakan strategi-strategi dan produk-produk pada aras makro seperti program-program dan kurikulum dan pada aras mikro, seperti pelajaran-pelajaran dan modul-modul.
Mencakup :
- Desain Sistem Pembelajaran
- Prosedur terorganisasi yang meliputi langkah-langkah penganalisaan, perancangan, pengembangan, pelaksanaan/aplikasi dan evaluasi.
- Desain Pesan
- Mencakup perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan.
- Fleming dan Levie (1993) menyatakan bahwa pesan adalah pola-pola isyarat, atau simbol-simbol yang dapat memodifikasik perilaku kognitif, afektif dan psikomotor.
- Strategi-strategi Pembelajaran
- Spesifikasi-spesifikasi untuk menyeleksi dan mengurutkan peristiwa-peristiwa belajar atau kegiatan dalam pelajaran.
- Karakteristik Pebelajar
- Segi-segi latar belakang pengalaman pebelajar yang mempengaruhi efektivitas proses belajarnya.
b. KAWASAN PENGEMBANGAN
- Akarnya produksi media.
- Pengembangan adalah proses penerjemahan spesifikasi-spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik.
- Mencakup :
o Teknologi Cetak
- Cara-cara untuk memproduksi atau mengirim bahan seperti buku-buku dan bahan visual yang statis, terutama percetakan mekanis atau fotografis.

o Teknologi Audio Visual
- Cara-cara memproduksi dan mengirimkan bahan-bahan dengan menggunakan peralatan mekanis atau mesin elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. (mendengar dan melihat)
o Teknologi Berbasis Komputer
- Cara-cara memproduksi dan menyajikan bahan-bahan dengan menggunakan perangkat berbasis mikroprosesor.
- Jenis aplikasi komputer yang dikenal : Cmputer-Based Instruction (CBI), Computer-Assisted Instruction (CAI), atau Computer-Managed Instruction (CMI)./
o Teknologi Terpadu
- Cara untuk memproduksi dan menyajikan bahan dengan memadukan beberapa jenis media yang dikendalikan dengan komputer, komponen-komponen perangkat keras dari sistem yang terpadu dapat mencakup komputer dengan RAM yang besar, hard drive yang besar dan monitor berwarna dengan resolusi tinggi.
c. KAWASAN PEMANFAATAN
- Pemanfaatan adalah tindakan menggunakan proses-proses dan sumber-sumber belajar.
- ASSURE dari buku Instructional Materials and New Technologies of Instruction karya Heinich, Molenda dan Russel, yaitu :
A-nalyze learner, S-tate Objective, S-elect Media dan Materials, U-tilize Media and Materials, R-equire Learner Participation, E-valuate and Revise.
- Fungsi inii menuntut penggunaan sistematis, diseminasi, penyebaran, implementasi dan pelembagaan.
- Mencakup : Pemanfaatan media, Difusi/ Penyebaran Inovasi,Implementasi dan Institusionalisasi, Kebijakan dan Regulasi.
d. KAWASAN PENGELOLAAN
- Adalah pengendalian teknologi pembelajaran melalui perencanaan, pengorganisasian, koordinasi dan supervisi.
- Mencakup : manajemen proyek, manajemen sumber, manajemen sistem penyampaian, dan manajemen informasi.
e. KAWASAN EVALUASI
- Adalah proses penentuan kememadaian pembelajaran dan belajar.
- Terdiri dari : Evaluasi Program, Evaluasi Proyek dan Evaluasi Bahan atau produk pembelajaran.
- Sub bagiannya : analisis masalah, pengukuran acuan patokan, evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.


SUMBER-SUMBER PENGARUH TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
A. SUMBER-SUMBER PENGARUH KUNCI
Kawasan/ domain dari TEP dipengaruhi oleh :
- Landasan penelitian dan teori
- Nilai-nilai dan perspektif-perspektif.
- Kemampuan teknologi itu sendiri.
B. PENGARUH TEORI DAN PENELITIAN
- Akar intelektual TEP ditemukan dalam disiplin ilmu lain termasuk : Psikologi, Rekayasa (engineering), komunikasi, Ilmu Komputer, Bisnis, Pendidikan pada umumnya.
- Gambaran mengenai pengaruh dan sumbangan teori dan penelitian dalam domain/kawasan TEP :
Kawasan Desain
• Prosedur dan prinsinya dipengaruhi oleh penelitian.
• Contoh : Teori Sistem Umum ( adanya ISD, Instructional System Design), Penelitian dan Teori Psikologi, Penelitian Belajar Mengajar dan Teori Pembelajaran, Teori Komunikasi dan Penelitian tentang Persepsi – Perhatian.
Kawasan Pengembangan
- Dipengaruhi oleh teori komunikasi, teori pemrosesan visual dan proses auditori, berfikir visual dan estetika.
- Bahwa pengembangan sebuah sistem yang dilakukan oleh para ahli selalu bertolak pada teori-teori yang telah dikemukakan oleh para ahli sebelumnya.
- Bahwa pengembangan juga dipengaruhi oleh gerakan “melek”/ literasi visual melalui penerapan teori-teori pemikiran visual, belajar dan komunikasi visual.
- Teknologi cetak  konsep-konsep tentang keterbacaan dan teknik-teknik untuk menentukan tingkat keterbacaan bahan tertulis telah muncul.
- Teknologi berbasis komputer  teknik-teknik khusus telah muncul dengan bantuan penelitian pengembangan dan kreativitas para praktisi.
Kawasan Pemanfaatan
- Berkonotasi pada penggunaan media oleh para praktisi.
- Asumsi hambatan untuk kawasan pemanfaatan :
o Kerangka kepentingan orang-perorang
o Kondisi-kondisi sosial
o Masalah-masalah dalam sistem penerimaan secara menyeluruh.
o Tindakan-tindakan dari pihak-pihak yang berkomunikasi (Dunn, Holzner dan Zaltman, 1989).
Kawasan Manajemen/ Pengelolaan.
- Pengaruh terbesar berasal dari para praktisi teknologi pembelajaran, ketimbang dari para teoritisi (Greer, 1992).
Kawasan Evaluasi
- Analisa, evaluasi dan evaluasi memainkan peranan penting di dalam proses desain pembelajaran dan dalam teknologi pembelajaran.
- Evaluasi menurut Worthen dan Sanders (1973; 1983) adalah satu bentuk penelitian yang menggunakan alat-alat penelitian untuk menyediakan allat bagi teknologi pembelajaran agar dapat membuat keputusan-keputusan yang komplek.
- Pada umumnya berhubungan dengan orientasi behavioristik terhadap desain pembelajaran dan posisi-posisi terkait yang lahir dari teori-teori sistem umum.
C. NILAI-NILAI DAN PERSPEKTIF ALTERNATIF DALAM TEP
- Nilai-nilai umum dalam TEP
TEP sebagai masyarakat profesional, cenderung menghargai konsep-konsep: replicability of instruction, individualisasi, efisiensi, kemapuan generalisasi dari proses-prose lintas area, perencanaan terinci, spesifikasi dan analisa, kekuatan dari visual dan keuntungan-keuntungan pengajaran bermedia.
- Perspektif Alternatif
Cenderung berupa : menguji secara kritis posisi-posisi umum, orientasi teoritis alternatif atau filsafat dasariah alternatif.
- Pengujian Kritis terhadap TEP
Salah satu bangunan pemikiran kritis terhadap TEP adalah mengkritik penekanan TEP maupun masyarakat pada umumnya terhadap teknologi.
- Posisi Teoritis Alternatif
Wakil dari perspektif teoritis yang baru adalah psikologi konstruktivis (Duffy & Jonassen) yang berpandangan bahwa sementara kenyataan fisik itu ada, pengetahuan kita tentang kenyataan itu hanya berasal dari penafsiran terhadap pengalaman.
- Filsafat-Filsafat Alternatif
Filsafat post-modem mendorong analisis kritis terhadap nilai-nilai dan kepercayaan-kepercayaan tradisional yang sangat mendasar dalam TEP. Perspektif ini menekankan pandangan bahwa teknologi pembelajaran itu lebih merupakan seni ketimbang ilmu pengetahuan.
- Dampak Teknologi
Teknologi yang mempengaruhi TEP mencakup kebutuhan :
- Memikirkan prinsip-prinsip untuk mengadaptasikan pengajaran ke situasi-situasi yang unik.
- Memikirkan pendekatan baru ke pengajaran interaktif.
- Memikirkan pengajaran untuk lingkungan pelajaran yang tidak formal.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2011 The Journey, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena