Sepertinya baru kemarin masuk tahun 2010, ternyata sekarang sudah Desember 2010. Biasanya kalau sudah di akhir tahun pasti ada kaleidoskop ttg semua kejadian yang terjadi sepanjang tahun tsb. Apakah itu kejadian baik maupun kurang baik, dan juga pencapaian-pencapaian yang sudah diraih. Akhir tahun juga waktunya tutup buku bagi perusahaan maupun para pengusaha. Yang pasti akhir tahun adalah hari-hari yang sangat sibuk bagi semua orang. Anak-anak pun tak ketinggalan, mereka sibuk dengan rencana liburan, sementara orang tuanya sibuk menghitung keberhasilan dan kegagalan.Toko dan mall sibuk dengan YES (Year End Sale) yang biasanya besar-besaran. Alasannya nanti tahun baru stocknya pasti baru semua. semua bidang sibuk, semua lini sibuk. Pemerintah sibuk, media sibuk.
Kesibukan akhir tahun selalu sama dari tahun ke tahun. Pembedanya adalah presentase pencapaian yang sudah diraih. Jika di tahun 2008 ke 2009 pencapaian mencapai 40%, tentu saja di tahun 2009 ke 2010 naik menjadi 50%? Lalu bagaimana di tahun ini? Leaving the 2010 and entering 2011? Mari kita berhitung.
Menutup tahun adalah masa penentuan atas apa yang terjadi selama 365 hari di tahun tersebut. Keputusan di awal tahun pasti membuat perbedaan di akhir tahun ini. Apapun keadaannya, kita tetap harus meninggalkan tahun ini untuk masuk 2011. Jika grafik keberhasilan yang tergambar belumlah seperti yang kita inginkan, mari tetap melangkah. Ada 365 hari di tahun 2011 yang harus kita jalani, jika kita masih diberi waktu oleh Tuhan. Yang perlu diingat adalah KEEP THE SPIRIT. Biasanya awal tahun adalah momen yang sangat berapi-api dan bersemangat. Setelah beberapa hari berlalu, nyala apinya semakin kecil, kemudian mungkin malah sempat padam, dan sibuk cari korek lagi. Tuliskanlah goal anda di tahun 2011 pada sebuah buku atau di komputer anda, atau agenda anda, atau di dompet anda. Hitunglah pencapaiannya secara berkala, dan anda akan melihat bagaimana semangat itu akan terus berkobar-kobar.
Sepanjang manusia hidup, pasti ada masalah. Perkataan yang sudah sangat sering kita dengar. Kita semua pasti sama-sama menyadari bahwa tahun 2011 tentu saja tidak terlepas dari masalah. Mari melihatnya sebagai tantangan. Tantangan yang harus dihadapi seorang pendaki ketika ingin berada di puncak, tantangan yang juga dihadapi oleh seorang pelari ketika ingin mencapai garis finish. Tantangan itu adalah bensin dan bukan air bagi semangat kita. Last but not least...Jangan pernah menyerah, karena keberhasilan anda, hanyalah anda yang menentukan.

0 komentar:
Posting Komentar